Berita

Posted by Jurusan Kebidanan on 08-04-2013

Image not Found
Tak hanya mahir dalam ilmu kebidanan Vanessa Febri Narumi dan Tri Surya Maharani  peduli terhadap upaya pencegahan korupsi dan piawai menuliskan gagasannya dalam bentuk essay.  Mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes kemenkes Jakarta I tingkat I tersebut berhasil meraih juara I dan II pada lomba penulisan Essay yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Se-Indonesia (FKMPI)  bertema “Kenapa Harus Korupsi?” . Saat berbincang disela-sela perkuliahan Vanessa Febri Narumi sebagai juara I, menyatakan bahwa dirinya tidak menyangka akan menjadi juara I dan yang pasti senang sekali. Tri Surya Maharani P yang menyandang juara II berujar bahwa kemenangan mereka berdua sebagai pelipur kerja keras rekan-rekan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012

Image not Found
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia tinggi karena persalinan masih banyak dilakukan di rumah dan usia ibu melahirkan yang terlalu muda.     Oleh karena itu, kara Nafsiah Mboi di Jakarta, Senin (12/11/2012), Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2012 harus memberikan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak karena kedua indikator MDG's itu masih jauh dari target yang harus dicapai pada 2015.     "Negara kita besar sekali, jumlah ibu melahirkan juga terlalu banyak. Walaupun KB sudah ada kemajuan tapi masih kurang, masih terlalu banyak ibu-ibu yang melahirkan pada usia muda," kata Menkes pada peringatan Hari Kesehatan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012

Image not Found
Sarihusada dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kembali mengadakan penganugerahan kepada para bidan yang berjasa melakukan inovasi di daerahnya. Adalah Srikandi Award 2012, suatu program kemitraan yang telah memasuki tahun keempat, dan pada tahun ini mengambil tema "Cinta 9 Bidan". Tema ini diusung untuk melambangkan sosok sembilan bidan yang melaui ketulusan cinta mereka telah mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui inisiatif yang relevan dan berhasil guna. "Tugas bidan sangat mulia, bukan hanya membantu ibu dalam persalinan, tetapi juga menjadi mitra ibu, dari mulai merencanakan kehamilan hingga ibu mampu membesarkan anaknya. Mereka perlu diberi apresiasi agar dapat terus menginspirasi," tutur :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012

Image not Found
Peran para bidan sangat penting artinya bagi kesehatan masyarakat. Data Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyebutkan, setidaknya 60 persen bayi di Indonesia dilahirkan melalui jasa bidan. Persalinan melalui jasa dokter kandungan hanya sekitar 5 (lima) persen saja, dan sisanya masih menggunakan jasa non-medis. Sayangnya, tugas bidan saat ini masih mengalami banyak kendala di lapangan, terutama untuk para bidan di daerah tertinggal. Menurut Sekretaris Jenderal IBI Yetty Leoni M. Irawan kendala yang dihadapi oleh para bidan di daerah tertinggal sangat beragam, mulai dari masalah minimnya sarana dan prasarana, faktor sosial budaya masyarakat, hingga kondisi geografis. "Budaya masyarakat yang lebih memercayakan tenaga non-medis untuk persalinan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 12-11-2012

Image not Found
Dalam upaya mempercepat penurunan AKI dan AKN tersebut, pada tanggal 26 Januari 2012 Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr. Ratna Rosita, MPHM telah meluncurkan program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS). Program EMAS merupakan program hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan lembaga donor USAID, yang bertujuan untuk menurunkan AKI dan AKN di Indonesia sebesar 25%. Untuk mencapai target tersebut, program EMAS akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten dengan jumlah kematian yang besar, yaitu Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan, dimana pada tahun pertama akan dilaksanakan pada 10 kabupaten.   Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena berdasarkan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012

Image not Found
Program Akademi Andalan diharapkan dapat membantu menciptakan calon bidan yang berkualitas, yang antara lain bisa meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi di Indonesia.DKT Indonesia memberikan beasiswa bagi para mahasiswi kebidanan berprestasi, lewat penghargaan Program Akademi Andalan. Dalam program ini, DKT Indonesia akan memilih 18 mahasiswi untuk mendapatkan penghargaan pendidikan senilai US$ 1.000. DKT sendiri adalah organisasi nirlaba yang mempromosikan kesehatan reproduksi.Menurut Manager Program Keluarga Berencana (KB) Andalan, Aditya Putra, program ini bertujuan untuk memacu bidan yang berkualitas. "Program Akademi Andalan ini merupakan upaya DKT untuk membantu menciptakan tenaga bidan yang berkualitas dan profesional," ujar Aditya, Jumat (3/2).Sementara, Country Director DKT Indonesia, Todd :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012

Image not Found
Menuntut ilmu di akademi kebidanan telah menjadi  cita-cita gadis bernama Mawaddah.  Kondisi riil di dunia kebidanan memunculkan tekad baginya untuk menjadi bidan yang profesional.. “Saya ingin jadi  bidan yang profesional, yakni  andal dan berkompeten.  Kita tak bisa main-main dengan profesi ini, karena  berhubungan langsung dengan nyawa seseorang,” kata mahasiswi Akademi Kebidanan Yayasan Harapan Bangsa Darusalam (YHBD)  Banda Aceh itu kepada Serambi, Kamis (4/10).    Dalam belajar pun, kata Mawaddah, tidak bisa main-main. Butuh kedisiplinan tinggi,  sehingga   bisa lulus tepat waktu dengan hasil terbaik. “Tantangan di dunia kesehatan semakin lama semakin banyak. Itu sebab, kita tidak boleh  santai dalam belajar,” kata Mawaddah, :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012

Image not Found
Hari ini Ikatan Bidan Indonesia  ( IBI ) merayakan ulangtahun organisasi  yang ke 61. Tepat tanggal 24 Juni 1951 Oraganisasi IBI berdiri. Syukur pada Allah yang telah menyertai perjalanan panjang para bidan selama 61 tahun mengabdi pada masyarakat, khususnya ibu dan bayi.   IBI bergabung dengan organisasi  bidan Internasional sejak tahun 1956, yakni Confederation Of Midwifes ( ICM ). Anggota IBI hingga saat ini berjumlah 125. 382 bidan. Informasi terbaru dari  Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia  Dr Harni Koesno,  MKM dalam sambutan tertulisnya tentang distribusi anggota IBI yakni :   Bekerja Di Rumah sakit Swasta : 37.368 bidan RB, RSIA, RSAB  :  17.133 bidan Bekerja di :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012

Image not Found
Kampus-kampus yang memiliki jurusan kebidanan terus menjamur, sehingga jumlah bidan yang dihasilkan juga makin bertambah. Diperkirakan pada tahun 2015 Indonesia akan mengalami surplus bidan dan sebagian harus dikirim ke luar negeri.Perkiraan ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr Harni Koesno, MKM saat diwawancarai usai penyerahan beasiswa dari Yayasan DKT. Sebanyak 18 mahasiswi kebidanan berprestasi menerima beasiswa senilai masing-masing USD 1.000 tersebut.Menurut Dr Harni, kebutuhan bidan yang idal adalah 1 bidan untuk 1.000 warga. Dengan perkiraan populasi Indonesia pada tahun 2012 adalah 250 juta jiwa, maka kebutuhan pada saat itu adalah 250 ribu orang tenaga :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012

Image not Found
Pembangunan kesehatan pada hakekatnya diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, menyangkut fisik, mental, maupun sosial budaya dan ekonomi. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terarah dan berkesinambungan. Masalah reproduksi di Indonesia mempunyai dua dimensi. Pertama: yang laten yaitu kematian ibu dan kematian bayi yang masih tinggi akibat bebagai faktor termasuk pelayanan kesehatan yang relatif kurang baik. Kedua ialah timbulnya penyakit degeneratif yaitu menopause dan kanker.Dalam globalisasi ekonomi kita diperhadapkan  pada persaingan global yang semakin ketat yang menuntut kita semua untuk menyiapkan manusia Indonesia yang berkualitas tinggi sebagai generasi :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 22-10-2012

Image not Found
Meski belum ada pe­nelitian ilmiah yang menerangkan, namun kenyataan lapangan telah banyak mem­buk­tikan, yaitu me­reka yang semasa ku­liah ada­lah aktivis kam­pus men­jadi pe­mim­pin atau orang sukses di saat mereka berada di dunia kerja.Lihat saja pejabat-pejabat di tingkat pusat maupun daerah, umumnya mereka mem­punyai latar belakang dulunya adalah aktivis kampus. Mereka aktif di berbagai kegiatan kampus, baik saat di bangku SLTP, SLTA maupun semasa kuliah. Begitu juga sejumlah pengusaha sukses di tingkat nasional atau regional, kebanyakan mereka memiliki latar belakang aktivis kampus.Banyak contoh teman yang semasa kuliah atau bahkan semasa SMA yang dulunya aktif dan rajin berorganisasi, saat ini menjadi orang :: Read More

  • Page
  • 1
  • 2

Informasi

Image not Found

Seminar Online Kebidanan Nasional MKMA 2020 (More Knowledge More Ability!) dengan tema: "Mewujudkan Generasi Bidan Unggul dengan Berwirausaha di Era 4.0

  📢ATTENTION📢 . ☀HIMA KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES JAKARTA I☀ . 🎊 Proudly Present 🎊 . 🌺 Seminar . Read More

Image not Found

MKMA COMPETITION 2020

  Halo Salam Sehat Mahasiswa Kebidanan! Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga! HIMA JURUSAN . Read More

Image not Found

SEMINAR ONLINE KEBIDANAN NASIONAL TAHUN 2020

    📢ATTENTION📢 . ☀HIMA KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES JAKARTA I☀ . 🎊 Proudly Present 🎊 . 🌺 Seminar . Read More


Jurnal

Image not Found

Jurnal Contoh Poltekkes Bandung

Jurnal Riset Kesehatan dengan ISSN :1979-8253  adalah Jurnal yang dikelola . Read More

Image not Found

Jurnal Pengelohan praktek terpadu

Praktek dengan teknik ajar sesuai dengan kurikulum internasional. Read More

Image not Found

Kementerian kesehatan dalam menghadapi AIDS

Manajamen yang harus diberlakukan dalam hal ini merupakan ujung tombak . Read More