Jurnal Kesehatan

Posted by Ka. Ur. Perencanaan dan Sistim Informasi on 17-09-2019, Author : Rasumawati, Marlynda Happy Nurmalita Sari on 17-09-2019

ABSTRAK

Proses perubahan masa nifas ini seharusnya berjalan normal namun kadang - kadang tidak sehingga dapat menimbulkan komplikasi nifas salah satunya proses involusi yang tidak berjalan dengan baik. Senam yoga akan memulihkan kembali kekuatan otot dasar panggul, mengencangkan otot-otot dinding perut dan perineum, akan merangsang kontraksi rahim, sehingga kontraksi uterus akan semakin baik, pengeluaran lokia akan lancar yang akan berpengaruh terhadap proses involusi rahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senam yoga terhadap involusi uterus. Design penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan pre test-post test control design. Didapatkan hasil  involusi uterus  paling cepat 6 hari dan paling lama 14 hari. Analisa bivariat dengan uji korelasi dan uji T independen didapatkan umur ibu diperoleh nilai r = 0,277 dan nilai P value = 0,032, lama persalinan r = 0,351 dan nilai P value = 0,006. Ibu yang melakukan senam yoga rata-rata involusi uterus 8,97 hari sedangkan pada ibu yang tidak melakukan senam yoga rata-rata involusi uterus TFU 13,70 hari dengan nilai P value 0,0005. Hasil akhir multivariat dilakukan uji regresi linier ganda hasil coefisien β 4,8 dengan P value 0,0005 dan koefisien determinasi (R square) menunjukkan nilai 0,82 serta nilai beta 0,922. Kesimpulannya bahwa ibu yang melakukan senam hamil involusi uterus rata-rata akan lebih cepat sebesar 4,8 hari setelah dikontrol variabel umur dan lama persalinan, dan model regresi yang diperoleh dapat menjelaskan 82,3% variasi involusi uterus sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Variabel senam menunjukkan nilai beta 0,922 berarti variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap involusi uterus adalah senam yoga.

Kata Kunci: Senam yoga, Involusi uterus; Masa Nifas






Image not Found