Jurnal Kesehatan

Posted by Ka. Ur. Perencanaan dan Sistim Informasi on 30-01-2020, Author : Erlin Puspita on 13-11-2019

ABSTRAK
 

Kehamilan merupakan suatu krisis maturitas yang dapat menimbulkan menimbulkan stress, tetapi berharga karena wanita tersebut menyiapkan diri untuk memberi perawatan dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Perasaan cemas seringkali terjadi saat kehamilan terutama pada ibu primigravida dan kondisi ini berakhir pada saat persalinan. Rasa cemas dapat timbul akibat kekhawatiran akan proses kelahiran yang aman untuk dirinya dan bayinya serta rasa nyeri pada proses persalinan. Senam dan Yoga dapat mengurangi efek cemas dalam
kehamilan dan membuat tubuh siap untuk menghadapi kelahiran, olah raga tubuh seorang wanita menjadi semakin kuat,olah raga yang dianjurkan antara lain senam hamil  adalah latihan membalikkan efek stress yang melibatkan bagian parasimpatik dari system syaraf pusat, dan merupakan bentuk aktivitas fisik yang bermanfaat karena mengembangkan otot tubuh, meningkatkan elastisitas otot panggul dan ligamentun serta menurunkan kejadian perdarahan selama dan sesudah bersalin, serta dapat menurunkan kejadian fetal distress. Senam juga merupakan bentuk koping yang dapat menghindarkan terjadinya stress fisik akibat kehamilan, seperti kram kaki dan punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada apakah terdapat perbedaan senam hamil dan yoga terhadap kemajuan persalinan di Klinik Musytasyfah Kabupaten Kawarang tahun 2019 Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan Quasi Experimental Group dengan Pottest-Only Control Design. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik Sampling Purposif ( Purposive Sampling) yakni dengan sampel penelitian berjumlah 60 responden, 30 ibu hami Trimester III sebagai kelompok Kasus, dan 30 ibu hamil sebagai kelompok kontrol, dari hasil penelitian bivariat dengan uji statistik Chi Square didapatkan hasil bahwa Tata Gym berpengaruh terhadap Kemajuan persalinan Kala II dengan nilai P Value 0,018 sedangkan untuk Kemajuan Persalinan Kala I didapatkan nilai P 0,506 ( > 0,05) sehingga Tata Gym tidak ada pengaruh terhadap Kala I. Untuk Variabel Nyeri Persalinan dilakukan dengan Regresi Logistik untuk melihat tingkatan nyeri yang paling berpengaruh, didapatkan hasil Skala Nyeri Sedang dengan P Value <0,05, dan OR sebesar 4,333. Dan berdasarkan Analisis Multivariat terdapat 3 variabel yang memiliki pengaruh terhadap Tata Gym ( Lama Kala II, Nyeri Persalinan dan Paritas), dan disimpulkan bahwa Tata Gym memiliki Hubungan yang paling kuat terhadap variable Kemajuan Persalinan dengan P Value 0,038 (< 0,05).

Kata Kunci  : Ibu Hamil, Kemajuan Persalinan, Nyeri Persalinan, Tata Gym, Yoga Vinyasa

 






Image not Found