Posted by Ka. Urusan Informasi on April 9, 2018 | Last Updated by kaur_informasi on April 9, 2018



Jakarta, Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Menurut World Health Organization (WHO), tercatat ada 7.097 kasus difteri yang dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2016. Di antara angka tersebut, Indonesia turut menyumbang 342 kasus. Sejak tahun 2011, kejadian luar biasa (KLB) untuk kasus difteri menjadi masalah di Indonesia. Tercatat 3.353 kasus difteri dilaporkan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2016 dan angka ini menempatkan Indonesia menjadi urutan ke-2 setelah India dengan jumlah kasus difteri terbanyak. Dari 3.353 orang yang menderita difteri, dan 110 di antaranya meninggal dunia. Hampir 90% dari orang yang terinfeksi, tidak memiliki riwayat imunisasi difteri yang lengkap.

angkah pencegahan paling efektif untuk penyakit ini adalah dengan vaksin. Pencegahan difteri tergabung dalam vaksin DTP. Vaksin ini meliputi difteri, tetanus, dan pertusis atau batuk rejan.

Vaksin DTP termasuk dalam imunisasi wajib bagi anak-anak di Indonesia. Pemberian vaksin ini dilakukan 5 kali pada saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, satu setengah tahun, dan lima tahun. Selanjutnya dapat diberikan booster dengan vaksin sejenis (Tdap/Td) pada usia 10 tahun dan 18 tahun. Vaksin Td dapat diulangi setiap 10 tahun untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Untuk mencegah menyebarluasnya penyakit difteri Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I bekerja sama dengan Puskesmas Kelurahan Cilandak Barat melakukan vaksinasi terhadap mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta I, setelah vaksinasi tahap pertama dilakukan pada tanggal 28 Februari 2018, hari ini pada tanggal 9 April dilakukan vaksinasi kedua kepada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta I. Diharapkan dengan adanya vaksinasi dapat mencegah tertularnya penyakit difteri pada mahasiswa di lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Berita ini disiarkan oleh humas Poltekkes Kemenkes Jakarta I untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telepon 021-7657701/021-75909605 atau email di informasi@poltekkesjakarta1.ac.id

 


Image not Found