Publikasi

Posted by Ka Ur Pengelolaan Data & Informasi on 10-05-2019, Author : TUTIANY on 21-12-2018

Keselamatan pasien masih menjadi masalah dalam pelayanan kesehatan, maka pemerintah mewajibkan seluruh tenaga kesehatan (termasuk Perawat) menerapkan program keselamatan pasien (PMK. No. 11 Tahun 2017). Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat ukur untuk menilai kinerja perawat dalam penerapan keselamatan pasien. Disain penelitian yang digunakan cross sectional, dengan besar sampel 35 perawat. Teknik sampling non-probability sampling: aksidental sampling. Analisis data dilakukan dengan metode single test, meliputi: analisis reliabilitas dengan formula Cronbach alpha), analisa validitas konstruk menggunakan confirmatory analisis factor dan metode analisis item dengan metode kualitatif (melihat isi dan bentuk dari item pemahaman bacaan) dan kuantitatif (melihat corrected item total correlation). Hasil: data kinerja perawat berdistribusi normal. Hasil identifikasi dan secara bertahap membuang item alat ukur yang memiliki koefisien korelasi kurang dari nilai r-tabel, didapatkan 33 item alat ukur kinerja perawat berorientasi KPRS yang valid dan reliabel, dengan nilai alpha Cronbach 0,928. alat ukur reliable/ konsisten dalam mengukur kinerja perawat berorientasi keselamatan pasien. Validitas konstruk diuji dengan internal consistency (rumus Pearson product moment) dihasilkan 33 item yang valid (mengukur konstruk yang sama dengan yang sedang diukur dan mampu membedakan responden yang memiliki kinerja baik dan kurang) dengan nilai r ≥ 0.334. Alat ukur kinerja perawat berorientasi ini dapat digunakan mengevaluasi dan meningkatkan kinerja perawat.

Kata kunci: konstruksi alat ukur, kinerja perawat berorientasi keselamatan pasien






Image not Found