Posted by Administrator on 17-12-2014



Pengabmas : Pemberdayaan Ibu Melalui Penerapan Kartu Penilaian Status Gizi, Deteksi Gigi, Penyuluhan Tumbuh Kembang Pada Anak, Serta Pemeriksaan Kehamilan Ibu

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, disamping dharma pendidikan dan dharma penelitian. Perguruan Tinggi diharapkan memiliki usaha secara sadar untuk mencegah terjadinya isolasi Perguruan tinggi dari masyarakat dan lingkungannya. Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugak pokok Perguruan tinggi, dengan dilandasi pemahaman bahwa pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat.

Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I merupakan salah satu dari perguruan tinggi yang bertanggung jawab dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Tindakan nyata pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Poltekkes Kemenkes Jakarta I secara terstruktur institusi baik rutin maupun insidental dalam aplikasi iptek harus menyentuh masyarakat secara signifikan. Dosen dan civitas akademika dapat menerapkankeilmuan dan profesionalismenya untukmemberikan pelayanan kepada masyarakat.

Fokus pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Jakarta I tahun 2014 ini adalah membentuk daerah binaan di wilayah kerja dinas kesehatan Jakarta Selatan. Mengingat lokasi Poltekkes Kemenkes Jakarta I berada di kecamatan Cilandak maka pembentukan daerah binaan ini secara rutin akan dilakukan pembinaan danpemberdayaankesehatan masyarakat. Posyandu Jeruk II wilayah kerja Puskesmas Pondok Labu merupakan lokasi pertama tempat dilakukannya pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan mengambil tema “Anak Sehat, Keluarga Hebat”. Jenis Kegiatan yang dilakukan berupa pemberdayaan Ibu melalui penerapan kartu penilaian status gizi, deteksi karies gigi, penyuluhan tumbuh kembang anak, serta pemeriksaan kehamilan ibu.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan tanggal 26 September 2014 yang berlokasi di Posyandu Jeruk II Jl. Swakarya Bawah RT. 04/09 No 39 Pondok Labu – Cilandak. Jumlah Partisipan direncanakan sebnayak 50 orang anak pra sekolah dan 10 orang ibu hamil.

 

Hasil Penilaian

1. Hasil Pemeriksaan Kesehatan

Jumlah anak yang hadir di Posyandu sebanyak 92 orang, namun kartu status yang terisi lengkap dan dapat dianalisis hanya 29 orang.

Rata-rata umur anak adalah 32 bulan (batita), jenis kelamin hampir sama (15 laki-laki dan 14 perempuan). Status gizi baik pada garis hijau KMS dan BMI>17 sebanyak 16 orang (20%). Tidak ada yang menderita karies gigi. Keluhan yang disampaikan oleh ibu si anak adalah ASI yang keluar sedikit, anak tidak mau makan, batuk/pilek. Tim pengabdian masyarakat memberikan edukasi terhadap permasalahan yang dikeluhkan.

2. Hasil Survey Kepuasan Masyarakat

Survey dilakukan untk mendapatkan umpan balik kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kuisioner survey diedarkan pada saat akhir kegiatan di meja penyuluhan tumbuh kembang anak. Respondedn yang mengisi kuisiober sebanyak 29 orang dari 92 orang yang hadir.

3. Evaluasi

  1. Dari hasil pemeriksaan deteksi karies gigi tidak banyak ditemukan kasus karena anak-anak yang dibawa ke Posyandu adalah balita bahkan batita/baduta. Sedangkan deteksi dini karies gigi lebih baik pada usia sekolah.
  2. Penyuluhan tumbuh kembang anak tidak dapat dijangkau dengan penyuluhan mmasal sehingga tim penyuluh langsung mengubah strategi penyuluhan masal ditambah individu, namun tetap saja terdapat pertisan yang tidak memperoleh penyuluhan karena pastisipan terlihat repot dengan aktivitas mengawasi anakanya.
  3. Secara umum kegiatan dapat berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari kepala camat, kelurahan, ketua RT dan masyarakat.

4.  Rekomendasi

  1. Melaksanakan kegiatan serupa di Posyandu lain di Kelurahan Pondok Labu.
  2. Mengubah kegiatan deteksi karies gigi dengan kegiatan lain seperti penyuluhan, lomba gigi sehat.
  3. Melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berdampak dan fokus ditujukan pada masalah kesehatan wilayah setempat.

Pengabdian kepada masyarakat di daerah binaan Poltekkes Kemenkes Jakarta I yang diselenggarakan ini menjadi langkah awal untuk menjadikan daerah binaan sebagai laboratorium pendidikan. Semoga di masa berikutnya memberikan dampak bagi perbaikan kualitas kesehatan masyarakat.