Publikasi

Pencarian

Pilih Bulan Pilih Tahun
   
Judul / Kata Kunci / Author

Posted by Admin on 03-01-2019, Author : Heni Nurhaeni, Agus Susanto on 21-12-2018

Image not Found
Tindakan invasif ini bertujuan untuk mengurangi risiko pendarahan besar, meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pasien, sehingga pasien dapat dengan cepat memobilisasi dan menurunkan biaya rawat inap dan lama masa inap. Pada setiap tindakan invasif terutama pada tindakan kateterisasi jantung yaitu RKA, memiliki komplikasi Hematoma <0,5%, Pseudo aneurysms <0,1%, AV fistula <0,1%, Perbaikan Bedah <0,1%, Transfusi darah dan Radial Artery Thrombosis 0 <5% (TRA dari PCR, 2005). Rumah Sakit "HK" telah melakukan tindakan Radial Coronary Angiogram (RKA) pada Kateterisasi Jantung dari Agustus-Oktober 2013 sebesar 315 kasus, rerata tindakan (sebelum memposting) membutuhkan waktu antara 30-80 menit. Persentase tusukan Kegagalan: dari 105 kasus mengalami kegagalan RKA :: Read More

Posted by Admin on 03-01-2019, Author : Fenti Hasnani on 21-12-2018

Image not Found
Pelatihan merupakan proses pembelajaran dari rangkaian program perubahan perilaku yang yang kemudian mempengaruhi perubahan yang positif terhadap pengetahuan dan sikap. Pelatihan adalah suatu bentuk pelaksanaan pelatihan yang didalamnya terdapat program pelatihan dan tata cara pelaksanaannya. Dukun bayi adalah seseorang yang membantu seorang ibu pada saat hamil,  melahirkan  dan  nifas  serta  membantu  meningkatkan kesehatan  bayi  baru  lahir  yang keterampilannya diperoleh melalui magang dengan dukun bayi tradisional lainnya atau diperoleh karena keturunan. Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah metode perawatan dini dan terus menerus dengan sentuhan kulit ke kulit (Skin to skin contact) antara ibu dan bayi prematur dan BBLR dalam posisi seperti :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Julhana, Sri Handayani, Abdul Haris on 21-12-2018

Image not Found
Lansia akan mengalami kemunduran terutama di bidang kemampuan fisik sehinggga mengakibatkan timbulnya gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan sehari- harinya (ADL) yang berakibat dapat meningkatkan ketergantungan untuk memerlukan bantuan orang lain. Salah satu cara untuk memperbaiki kesehatan lansia adalah dengan senam lansia. Senam lansia membuat tubuh agar tetap bugar dan tetap segar sehingga bermanfaat untuk menghambat proses degeneratif/penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap aktivitas sehari-hari lansia di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian  Pre  Eksperimental  dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian ini adalah 192 lansia di Desa Puyung Kecamatan :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Ratna Aryani, Sri Mulyani, Sumiati on 21-12-2018

Image not Found
Latar belakang : Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan jenis retrovirus yang menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia yang menyebabkan Acquired Immunodefiency Syndrome (AIDS). Masalah nutrisi secara signifikan berkontribusi terhadap kesehatan dan kematian penderita HIV/AIDS. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif di RS Ketergantungan Obat di wilayah Jakarta tahun 2008. Sumber data yang diguakan adalah data rekam medis pasien. Pengumpulan data melibatkan petugas Pokja HIV/AIDS (validasi diagnosa dan kovariat) yang di-blind atas hipotesis penelitian. Hasil : Adanya perbedaan yang bermakna  ketahanan hidup pasien HIV pengguna NAPZA antara kelompok status gizinya tidak baik dan status gizi baik (p=0.008). Penelitian ini juga menunjukkan :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Rospa Hetharia, Ellya Netty on 21-12-2018

Image not Found
Pembedahan akan membangkitkan reaksi secara psikologis yaitu kecemasan. Sekitar 80% dari pasien yang akan menjalani pembedahan melaporkan mengalami kecemasan. Kecemasan ini akan menimbulkan peningkatan kontraksi jantung, dilatasi pupil, penurunan motilitas gastro intestine tract. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas preoperative teaching terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien preoperasi di ruang Cempaka RS Pasar Rebo, sebelum diberikan preoperative teaching pada pasien preoperative yang mengalami kecemasan di ruang cempaka RSUD Pasar Rebo. Penelitian ini direncanakan pada bulan November sampai dengan Desember  2014 menggunakan quasi experiment one group pre test-post test design dan teknik purposive sampling. Jumlah sampel adalah pasien yang akan dilakukan tindakan :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Sri Handayani on 21-12-2018

Image not Found
Asfiksia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi saat kelahiran dan menyebabkan kematian bayi(1). Penyebab asfiksia tersebut sangatlah beragam, antara lain karena faktor anemia ibu hamil dan BBLR(2). Tujuan penelitian diketahuinya anemia ibu hamil dan umur ibu merupakan faktor risiko asfiksia bayi baru lahir di RSUP Fatmawati, dengan menggunakan desain penelitian case control sepadan (matching) dengan rasio 1 : 1 berdasarkan usia kehamilan. Subyek penelitian adalah kelompok kasus yaitu bayi dengan asfiksia sebanyak 103 sampel dan kelompok kontrol yaitu bayi tidak asfiksia yang lahir sebanyak  103  sampel.  Pengolahan  dan analisis  data  menggunakan  uji  regresi  logistik kondisional, diperoleh hasil proporsi kelompok ibu dengan :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : TUTIANY on 21-12-2018

Image not Found
Keselamatan pasien masih menjadi masalah dalam pelayanan kesehatan, maka pemerintah mewajibkan seluruh tenaga kesehatan (termasuk Perawat) menerapkan program keselamatan pasien (PMK. No. 11 Tahun 2017). Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat ukur untuk menilai kinerja perawat dalam penerapan keselamatan pasien. Disain penelitian yang digunakan cross sectional, dengan besar sampel 35 perawat. Teknik sampling non-probability sampling: aksidental sampling. Analisis data dilakukan dengan metode single test, meliputi: analisis reliabilitas dengan formula Cronbach alpha), analisa validitas konstruk menggunakan confirmatory analisis factor dan metode analisis item dengan metode kualitatif (melihat isi dan bentuk dari item pemahaman bacaan) dan kuantitatif (melihat corrected item total correlation). Hasil: :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Ni Nyoman Kasihani on 21-12-2018

Image not Found
Latar belakang: Evaluasi kepuasan mahasiswa penting dilakukan agar proses penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan karakteristik, daya tanggap dan empati layanan terhadap kepuasan mahasiswa di Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Jakarta I. Metode: Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional, dilakukan pada bulan Juni-Oktober 2018. Penelitian dilakukan pada seluruh mahasiswa semester 4 dan 6. Penelitian dilakukan pada seluruh populasi. Pengumpulan data dengan kuesioner. Pengolahan dan analisis data dengan uji univariate, bivariate dan multivariat. Hasil: Sebagian besar mahasiswa merasa puas terhadap layanan klinik dengan persentase 60,5%. Karakteristik mahasiswa tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan mahasiswa dengan :: Read More

Posted by Admin on 27-12-2018, Author : Emy Rianti, Bella Aprilia Hadianti on 21-12-2018

Image not Found
Imunisasi merupakan bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif untuk melindungi bayi dan balita dari wabah, kecacatan dan kematian. Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, beberapa penyebab yang melatarbelakangi seorang ibu tidak ingin anaknya diimunisasi adalah karena takut anaknya panas, keluarga tidak mengizinkan, akses menuju tempat imunisasi sangat jauh, orangtua sibuk sehingga tidak sempat membawa anaknya untuk imunisasi, anak sering sakit, dan orangtua tidak tahu tempat imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita di posyandu wilayah kerja Puskesmas Petukangan :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Nurhayati, Erlin Puspita, Sri Rahmadani on 21-12-2018

Image not Found
Dalam melakukan pelayanan proses rujukan bidan harus memiliki kesiapan untuk merujuk ibu ke fasilitas rujukan secara optimal dan tepat waktu jika terjadi penyulit. Standar pelayanan rujukan yang harus dilakukan dan dipersiapkan oleh bidan adalah standar BAKSOKU. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory research studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dan didapatkan jumlah sampel sebesar 119 bidan desa. Data dianalisis dengan pendekatan kuantitatif antara variabel Analisis bivariat menggunakan rank spearmen, sedangkan untuk analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kinerja bidan desa adalah pengetahuan, motivasi, kompensasi, supervisi, dan beban kerja. Analisis multivariat menunjukkan variabel yang :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Hesti Wulandari, Sari Puspa Dewi, Benny Hasan Purwara on 21-12-2018

Image not Found
Praktik kolaborasi yang efektif merupakan prinsip kunci dalam pelayanan kesehatan. Dalam memberikan pelayanan kesehatan secara kolaboratif, tidak dipungkiri tim profesi kesehatan seringkali mengalami konflik. Medical error atau kesalahan medis dan munculnya konflik antara profesi kesehatan seringkali dikaitkan dengan kegagalan komunikasi  dan  perpecahan  di fungsi tim  serta  kurangnya kerjasama tim. Salah satu komponen yang sangat penting agar kolaborasi dalam pelayanan kesehatan berjalan efektif yaitu keterampilan tenaga kesehatan dalam kerjasama tim. Keterampilan kerja sama tim merupakan kompetensi dasar untuk kolaborasi interprofessional yang sukses. Kerjasama tim interprofesi berlaku dalam latar apapun di mana profesi kesehatan berinteraksi untuk tujuan bersama dalam perawatan dengan pasien :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Dinarti, Ratna Aryani on 21-12-2018

Image not Found
Skizofrenia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu gangguan psikiatrik mayor yang ditandai dengan adanya perubahan pada persepsi, pikiran, afek, dan perilaku seseorang. Klien dengan Skizofrenia mempunyai masalah dalam pikiran, persepsi, afek dan perilaku yang tidak sesuai. Perilaku tersebut menimbulkan beban bagi keluarganya. Tujuan penelitian : menguraikan pengalaman keluarga tentang makna beban dan sumber dukungan keluarga dalam merawat klien dengan Skizofrenia. Metode : menggunakan desain riset kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengambilan partisipan dilakukan secara purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik wawancara mendalam dengan menggunakan pertanyaan terbuka dan semi terstruktur. Hasil wawancara mendalam dianalisis menggunakan metode Colaizzi. :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Elsye Rahmawaty on 21-12-2018

Image not Found
Penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seksual berisiko di SMU wilayah Jakarta Selatan. Hasil  penelitian pada  261  responden, menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan siswa terhadap HIV/AIDS dengan perilaku seksual (p=0,001). Berdasarkan pengetahuan siswa terhadap HIV/AIDS didapatkan bahwa dari 89 siswa yang masuk ke dalam kelompok pengetahuan HIV/AIDS kurang, ada 15 (16,9%) siswa diantaranya berperilaku seksual berisiko berat, sedangkan dari 172 siswa masuk kelompok pengetahuan HIV/AIDS baik, ada 5 (2,9%) siswa diantaranya juga berperilaku seksual berisiko berat. Kegiatan Penyuluhan kesehatan tentang HIV/AID dapat diperluas guna menekan angka peningkatan perilaku beresiko :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Pudentiana Rr. R.E, Siti Nurbayani Tauchid, Eka Anggreni, Emini, Rahayu Budiarti, Indrajati Fadjeri, Nita Noviani, Ngatemi, Adelina Barus, Jusuf Kristanto, Ita Astit Karmawati, Ita Yulita, Dwi Prihart on 21-12-2018

Image not Found
Murid kelas rendah adalah subjek yang perlu diperhatikan sejak usia dini dengan rentang usia mulai dari enam hingga sembilan tahun. Peneliti akan mencoba menerapkan pembelajaran tematik Pendidikan Kesehatan Gigi yang didiskusikan dari sudut mata pelajaran Bahasa Indonesia, seni, menggambar, matematika, lingkungan, dan ilmu alam dengan menerapkan pelajaran tematik pada mata pelajaran yang diharapkan peserta didik dapat memperoleh pengalaman. pengalaman langsung / belajar. Tujuan khusus dalam penelitian ini adalah membuat  media pendukung pengaruh model pembelajaran kesehatan gigi bagi para murid kelas dua di Sekolah Dasar, mengetahui tingkat pengetahuannya, mengetahui perbedaan pengetahuan kesehatan gigi responden sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran tematik kesehatan :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Suryati B, SKp, MKM on 21-12-2018

Image not Found
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti oleh virus dengue. Penyakit DBD dapat menyerang semua orang serta mengakibatkan kematian. Vektor penyakit DBD adalah nyamuk yang menjadi terinfeksi saat menggigit manusia yang sedang sakit dan viremia (terdapat virus dalam darahnya). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran   penanggulangan penyakit demam berdarah dengaue (DBD)   di wilayah Kelurahan Pondok Labu   Jakarta Selatan. Desain penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai gambaran karakteristik variable penelitian dengan cara menyusun table distribusi frekuensi. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat tentang   pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD sudah cukup baik, sehingga dapat :: Read More

Posted by Admin on 26-12-2018, Author : Khasiah Saadah, Tedi Purnama on 21-12-2018

Image not Found
Penyuluhan  berfungsi  untuk  merubah  prilaku  dan  memberikan motivasi  agar  timbul kesadaran diri. Prilaku yang didasari dengan pengetahuan akan lebih baik dibanding dengan prilaku yang tidak didasari dengan pengetahuan (Notoamodjo, 2007). Penyakit gigi dan mulut menduduki urutan pertama dengan prevalensi 61% Penduduk. Penyakit yang terbanyak yang diderita masyarakat Indonesia adalah karies gigi dan penyakit periodontal. Usia anak 12 tahun adalah usia penting untuk diperiksa karena  semua gigi permanen diperkirakan sudah erupsi pada kelompok umur ini kecuali gigi molar tiga. Berdasarkan ini, umur 12 tahun ditetapkan sebagai umur pemantauan global untuk karies.  Untuk mengetahui status kebersihan gigi dan mulut seseorang harus dilakukan pengukuran. :: Read More